Kamis, 14 Juni 2012

Stater Tiger - Deteksi Elektrik Stater Ngadat



Elektrik starter bermasalah disebabkan beberapa faktor. Kerusakannya bisa dideteksi dari ciri-cirinya. Sehingga komponen yang rusak bisa dilacak dari suara atau dari fisiknya. Seperti timbul suara kasar saat tombol elektrik starter dipencet.



“Ada tiga komponen yang perlu diwaspadai. Akiswitch starter atau bendik dan dinamo starter. Ketiga komponen ini jadi panduan kita ketika ingin mendeteksi masalah elektrik starter.

Pamahi >>
Jika elektrik starter tidak berfungsi akibat aki soak, bisa dideteksi dari fungsi komponen lain, caranya dengan menekan tombol klakson. Jika suaranya tidak nyaring, artinya setrum aki tidak kuat. Bahkan aki lemah juga bisa bikin bendik bersuara tek… tek… tek….

Lanjut ke switch starter atau bendik yang tugasnya menyambung arus listrik dari aki ke dinamo starter. Bentuknya ada kabel dari aki dan satunya lagi ke dinamo starter di dekat mesin.

"Kalau bendik rusak, saat tombol starter ditekan biasanya cuma terdengar bunyi cetak-cetak. Kalau pun ada arus dari bendik, dipastikan sudah tidak kuat memutar dinamo starter.

Untuk memastikannya, bisa kok dijumper langsung dengan cara menghubungkan tangkai obeng di kedua terminal kabel di bendik. Bila mesin mau hidup, jelas bendik rusak.

Yang ketiga dinamo. Tapi, sebenarnya jarang rusak total lantaran kumparannya cukup awet. Justru yang sering rusak brush atau arang kumparan. Kalau abis tergerus, akibatnya arus listrik dari bendik tidak nyambung.

"Makanya kumparan tidak bisa memutar as yang menggerakkan gir yang menyambung ke kruk-as. Solusinya ganti arang. Begitu juga kalau timbul suara mengiuk. Biasanya mangkuk as rotor di bodi dinamo kurang pelumas dan segera diservis.

Teknik Menyetel Karburator Langsam honda Tiger

Banyak pemakai motor suka mengotak-atik stelan langsam motornya, dengan alasan langsamnya kegedean, akhirnya dikecilin sampai sekecil mungkin. Eit… hati-hati… cara begitu tidak dianjurkan oleh pihak pabrikan, Tanya Ken-apa?
Karena mesin butuh pelumasan yang bagus, nah… pelumasan ini bekerja dengan baik berdasarkan tekanan dari putaran pompa oli dari mesin bagian bawah ke mesin bagian atas, kalo pada saat langsam RPM mesin dibawah ketentuan pabrikan, maka akan berdampak tidak baik pada motor ente! karena system pelumasan kurang sempurna ujung-ujungnya usia mesin jadi ngga seperti seharusnya…. Begitu bro…
Nah disini saya akan bahas sedikit mengenai cara menyetel langsam motor yang bener.
Pertama, kita harus tahu berapa ukuran RPM standart tipe motor yang akan di stel, misalnya tipe Tiger Revolution.
Besarnya putaran mesin langsam tipe motor ini adalah  1300 – 1500RPM
Nih caranya: 




  1. Putar penyetel langsam yang ada dikarburator pada sebelah kiri motor hingga putaran mesin menengah atau kira-kira 2000-2500RPMslide1.jpg
  2. Langkah berikutnya menyetel skrup udara yang ada di bagian bawah pada karburator dengan menggunakan alat Obeng (-) kecil
  3. stel_angin.jpg
  4. Besarnya stelan angin untuk tipe motor Tiger ini adalah kurang lebih antara 2 – 2,5 putaran. (putar kekanan mentok dan kembalikan kekiri hingga 2 – 2,5 putaran (sampe ketemu putaran mesin yang paling stabil).
  5. Kemudian kecilkan RPM dengan memutar baut penyetel langsam kekiri hingga ditemukan 1200 – 1300RPM, dengan melihat jarum penunjuk pada Tachometer. seperti pada gbr dibawah ini…
slide2.jpg
 Kendala yang dihadapi saat menyetel langsam :
  1. Mesin tersendat-sendat (tidak bisa stabil)
    1. Periksa lubang main jet dan slow jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik
    2. Ukuran Main jet dan slow jet tidak berubah ( sesuai dengan standar ) apabila tidak sesuai, maka bisa susah langsam, karena campuran BB tidak tepat
    3. Periksa apakah ada kebocoran udara pada karburator dan intake manifold
  2. Putaran mesin turun terlalu lama (nge-gerung)
    1. Periksa kemungkinan baut karburator masih kendor, sehingga ada kebocoran udara
    2. Periksa kedudukan jarum skep & skep sudah tepat dan tidak macet/seret pada saat balik
    3. Periksa per skep mungkin sudah lemah
    4. Periksa lubang main jet dan slow jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik
    5. Periksa, kemungkinan BB bercampur dengan air
  3. Knalpot nembak-nembak setelah gas ditarik
    1. Periksa lubang main jet dan slow jet, pastikan tidak tersumbat dan sudah terpasang dengan baik
    2. Periksa tidak ada kerusakan pada seal(karet) pada stelan angin, dengan membuka dan melepas skrup stelan angin dari karburator.
    3. Periksa dan pastikan bahwa skrup stelan angin tidak cacat (ujung yang lancip pada stelan angin tidak patah)
Demikian, silahkan coba prosedur diatas, apabila mengalami kesulitan silahkan layangkan komentar ke kami, dan apabila ada yang ingin menambahkan silahkan tuliskan untuk kami.
Thanks….